Saingan Sehat, Tetap Kompak: Tiga Kandidat Ketua PKB Ngawi Jalani UKK dengan Suasana Hanga
Malang,- Proses seleksi Ketua DPC PKB Ngawi kini memasuki tahap penting. Namun di balik ketatnya tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Tahap I, suasana yang terlihat justru penuh keakraban. Tiga kandidat, H. Anas Hamidi, Nurin Karimatunisaa, dan H. Kalam, tampil kompak saat mengikuti UKK yang digelar DPW PKB Jawa Timur di Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang, Jumat (10/04/2026).
Alih-alih menunjukkan persaingan yang tegang, ketiganya justru tampak santai dan saling berinteraksi hangat. Momen kebersamaan ini menjadi gambaran bahwa proses pemilihan berjalan dalam semangat kekeluargaan, bukan sekadar kompetisi.
UKK sendiri disusun secara sistematis dan objektif dengan melibatkan tim independen. Para kandidat diuji melalui sejumlah tahapan, mulai dari tes psikologi untuk melihat karakter dan potensi kepemimpinan, Leaderless Group Discussion (LGD) guna mengukur kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah, hingga wawancara mendalam terkait visi dan arah penguatan partai.
H. Anas Hamidi menegaskan bahwa dirinya bersama kandidat lain siap mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan serius. Ia menilai UKK ini penting untuk melahirkan kepemimpinan yang profesional dan independen.
“Siapa pun yang nantinya terpilih harus siap mengemban tanggung jawab sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Ngawi.” Ujarnya

Kebersamaan yang ditunjukkan para kandidat menjadi sinyal positif bagi soliditas PKB Ngawi ke depan. Dinamika yang ada tidak mengurangi semangat persatuan, justru memperkuat kesiapan partai menghadapi agenda politik mendatang.
Sejalan dengan itu, DPP PKB melalui Rivqi Abdul Halim sebelumnya menargetkan PKB Ngawi mampu meraih 10 kursi DPRD Kabupaten pada pemilu berikutnya. Target tersebut cukup beralasan, mengingat tren perolehan kursi yang terus meningkat, dari 3 kursi pada 2014, menjadi 4 kursi pada 2019, dan 6 kursi pada 2024.
Dengan tren positif tersebut serta kekompakan kader yang terus terjaga, optimisme untuk mencapai target 10 kursi kian terbuka lebar.