Jakarta — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto terkait keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian internasional. Sikap tersebut disampaikan dalam audiensi jajaran pimpinan PKB dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta.
Pertemuan dipimpin oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama pengurus harian partai. Selain bersilaturahmi, audiensi itu juga menjadi ajang pengenalan struktur kepengurusan baru PKB kepada Presiden.
Dalam pertemuan tersebut, PKB menyatakan kesiapan mendukung langkah-langkah strategis pemerintah, termasuk kebijakan luar negeri yang ditempuh Presiden Prabowo. Salah satu isu yang dibahas adalah keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace yang berkaitan dengan upaya perdamaian di Gaza, Palestina.
PKB menilai keputusan Presiden Prabowo masuk ke Board of Peace merupakan langkah diplomasi yang tepat dan terukur. Menurut PKB, kehadiran Indonesia dalam forum internasional tersebut justru membuka ruang lebih luas bagi Indonesia untuk berperan aktif dalam mendorong penyelesaian konflik dan memperjuangkan kepentingan kemanusiaan Palestina.
PKB juga menilai Presiden Prabowo memiliki pemahaman yang kuat terhadap dinamika geopolitik global. Oleh karena itu, partai tersebut menyatakan kepercayaan terhadap arah kebijakan luar negeri pemerintah, termasuk keputusan untuk terlibat langsung dalam forum-forum internasional yang dinilai strategis.
Selain isu diplomasi global, PKB menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintah. Salah satunya adalah program makan bergizi gratis, yang dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. PKB juga menyatakan komitmen mendukung kebijakan ekonomi yang berpihak pada masyarakat kecil, termasuk penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace sebelumnya sempat memicu perdebatan di ruang publik. Sejumlah kalangan mempertanyakan dampak keikutsertaan Indonesia terhadap sikap konsisten negara dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia di Board of Peace tidak mengubah posisi politik luar negeri Indonesia yang selama ini mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pemerintah menyatakan bahwa Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan akan terus menyuarakan solusi damai yang adil dan berkelanjutan.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace akan terus dievaluasi. Pemerintah memastikan bahwa keikutsertaan tersebut bertujuan memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi perdamaian dan tidak bertentangan dengan kepentingan nasional maupun nilai kemanusiaan.
Dukungan PKB terhadap langkah Presiden Prabowo dinilai mencerminkan soliditas politik dalam pemerintahan. PKB berharap keterlibatan Indonesia di Board of Peace dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperjuangkan perdamaian global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Dengan dukungan partai politik pendukung pemerintah, kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo diharapkan semakin aktif dan berpengaruh dalam forum internasional, tanpa meninggalkan komitmen terhadap isu kemanusiaan dan keadilan global.