Ahmad Iman Sukri (lahir 7 Juli 1978) adalah seorang politikus Indonesia yang tergabung dalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada Pemilihan Umum Legislatif 2024, ia terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII, dengan perolehan suara sebanyak 119.702 suara. Saat ini, ia bertugas sebagai Anggota Komisi XIII DPR RI serta Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI. Sebelumnya, Ahmad Iman Sukri juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.
Dalam bidang pendidikan, Ahmad Iman Sukri menempuh pendidikan dasar di Jembrana, Bali, kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama dan atas di Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi jenjang Sarjana (S1) Hukum Islam di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada tahun 1998–2003. Selanjutnya, ia meraih gelar Magister (S2) Hukum Tata Negara dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2003–2005. Saat ini, ia sedang menempuh Program Doktor (S3) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia (UI) sejak tahun 2021 hingga sekarang.
Ahmad Iman Sukri memiliki pengalaman panjang di bidang politik, pemerintahan, dan komunikasi. Ia pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada periode 2014–2017 dan 2019–2024, serta di Kementerian Tenaga Kerja pada periode 2017–2019. Di bidang media, ia menjabat sebagai Direktur Utama Harian Jurnal Nasional di PT Media Bangsa Bersatu sejak tahun 2016 hingga sekarang. Sebelumnya, ia berpengalaman sebagai Redaktur Pelaksana di PT Media Nusa Pradana (2006–2013) dan Konsultan Komunikasi dan Hukum di PT RedWhite Communication Solutions, Jakarta (2003–2006).
Dalam bidang organisasi, Ahmad Iman Sukri aktif di berbagai tingkat dan sektor. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPW PKB Sumatera Utara (2021–2022), Ketua Umum Garda BMI (Buruh Migran Indonesia) pada periode 2018–2020, serta Ketua I Federasi Panjat Tebing Indonesia. Selain itu, ia pernah menjadi Anggota Kongres Advokat Indonesia (2012–2017) dan Peneliti di Parliament Watch Indonesia (2000–2003). Semasa kuliah, ia juga aktif sebagai Pemimpin Umum Pers Mahasiswa HIMMAH Universitas Islam Indonesia pada periode 1998–2002, yang mencerminkan komitmennya terhadap pengembangan intelektual, demokrasi, dan kebebasan pers.