NGAWI – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ngawi memantapkan langkah politik menuju Pemilu 2029 dengan menargetkan peningkatan perolehan suara sebesar 43 persen. Target tersebut menjadi pijakan untuk meraih sembilan kursi DPRD Kabupaten Ngawi sekaligus memperkuat peluang partai dalam kontestasi eksekutif.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan orientasi politik pengurus baru DPC PKB Ngawi periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Sukowati, Kabupaten Ngawi, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus evaluasi untuk menentukan arah perjuangan partai selama lima tahun ke depan.
Orientasi politik menghasilkan penegasan pentingnya menyatukan visi kepengurusan, memperkuat struktur organisasi, dan menyusun langkah kerja yang terukur. Seluruh pengurus diharapkan memahami peran masing-masing serta memiliki komitmen bersama untuk meningkatkan perolehan suara PKB pada Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Ngawi, Nuri Karimatunnisa, S.Si., menjadi bagian penting dalam mengarahkan konsolidasi kepengurusan baru agar target politik dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang nyata. Penguatan organisasi tidak hanya berorientasi pada kesiapan menghadapi pemilu, tetapi juga pada peningkatan kehadiran partai di tengah masyarakat.
Peningkatan suara sebesar 43 persen menjadi tantangan yang membutuhkan kerja kolektif seluruh jajaran pengurus dan kader. Karena itu, penguatan struktur partai, optimalisasi peran kader di setiap wilayah, serta komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat menjadi langkah penting untuk memperluas dukungan.
Selain konsolidasi internal, PKB Ngawi perlu memperkuat kerja-kerja sosial dan politik yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Penyerapan aspirasi, pendampingan terhadap persoalan warga, dan keterlibatan kader dalam kegiatan kemasyarakatan diharapkan mampu membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, turut menjadi bagian dari agenda penguatan orientasi politik. Arahan di tingkat wilayah menjadi penting untuk mendorong kepengurusan di tingkat kabupaten agar bekerja lebih terarah, menjaga soliditas, dan memperkuat kesiapan menghadapi persaingan politik mendatang.
Hasil orientasi juga menempatkan penguatan posisi di ranah eksekutif sebagai bagian dari agenda politik PKB Ngawi. Upaya tersebut membutuhkan perencanaan yang matang, pemetaan potensi politik, penguatan kader, serta konsolidasi yang mampu menyatukan seluruh elemen partai
Dengan kepengurusan periode 2026–2031, PKB Ngawi memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan program dan melakukan evaluasi secara berkala. Setiap langkah organisasi diharapkan berkontribusi terhadap target peningkatan suara sekaligus memperkuat kapasitas partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Orientasi politik di Hotel Sukowati menjadi langkah awal untuk menyelaraskan visi, memperkuat komitmen, dan menyiapkan strategi menuju Pemilu 2029. Target sembilan kursi DPRD dengan kenaikan suara 43 persen kini menjadi sasaran yang membutuhkan konsistensi kerja, soliditas organisasi, dan kedekatan dengan masyarakat.
Melalui penguatan struktur dan kerja nyata kader, DPC PKB Ngawi berupaya menjadikan target politik tersebut sebagai agenda bersama seluruh pengurus. Selain mengejar peningkatan keterwakilan di legislatif, PKB Ngawi juga menyiapkan langkah untuk memperbesar peluang di ranah eksekutif pada 2029.