NGAWI – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ngawi menggelar orientasi politik bagi jajaran pengurus baru periode 2026–2031 di Hotel Sukowati, Kabupaten Ngawi, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi perjalanan politik partai, serta menyusun langkah strategis menuju Pemilu 2029.
Orientasi politik tersebut diikuti oleh pengurus baru DPC PKB Ngawi sebagai upaya menyamakan visi, memperkuat pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab kepengurusan, serta membangun komitmen bersama untuk meningkatkan peran partai di tengah masyarakat.
Ketua DPC PKB Ngawi, Nuri Karimatunnisa, S.Si., menegaskan bahwa orientasi politik menjadi langkah penting untuk menyatukan gerak seluruh pengurus sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi tantangan politik ke depan.
“Pengurus baru harus memiliki semangat yang sama, memahami tugas masing-masing, dan mampu bekerja secara terukur. Orientasi ini bukan sekadar pengenalan organisasi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan penyusunan langkah nyata untuk membesarkan PKB di Kabupaten Ngawi,” demikian draf pernyataan Nuri Karimatunnisa.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kerja nyata, menyerap aspirasi, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Dalam orientasi tersebut, DPC PKB Ngawi menegaskan target politik pada Pemilu 2029, yakni meraih 10 kursi DPRD Kabupaten Ngawi serta memperkuat langkah politik untuk meraih posisi strategis di ranah eksekutif.
Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kerja kolektif seluruh jajaran pengurus, penguatan struktur partai hingga tingkat bawah, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Target politik tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi merupakan agenda bersama seluruh kader dan pengurus.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, dalam pernyataannya menekankan pentingnya soliditas organisasi, kedisiplinan kader, dan konsistensi dalam menjalankan kerja politik yang berpihak kepada masyarakat.
“Pengurus partai harus mampu menerjemahkan visi dan misi organisasi ke dalam kerja nyata. Konsolidasi harus berjalan beriringan dengan penguatan kaderisasi, pelayanan masyarakat, dan kemampuan membaca kebutuhan warga. Dengan kerja yang terencana dan soliditas yang kuat, target politik 2029 dapat diperjuangkan secara lebih terarah,”
Selain membahas target politik, kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi untuk mengidentifikasi kekuatan, tantangan, serta peluang PKB di Kabupaten Ngawi. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar penyusunan program kerja yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Melalui orientasi politik ini, DPC PKB Ngawi berupaya membangun kepengurusan yang solid, responsif, dan memiliki orientasi kerja yang jelas. Penguatan hubungan dengan masyarakat menjadi salah satu prioritas untuk menumbuhkan kepercayaan publik sekaligus memperluas dukungan politik.
Dengan semangat konsolidasi dan kerja bersama, kepengurusan DPC PKB Ngawi periode 2026–2031 diharapkan mampu menjalankan agenda organisasi secara konsisten, mengoptimalkan potensi kader, serta memperjuangkan target sembilan kursi legislatif dan posisi strategis di ranah eksekutif pada 2029.